Hansei Membaca 2015 dan Wrap Up

hansei

MEA di depan mata. Sebuah babak baru yang lebih ganas, agresif, dan kompetitif terbuka di segala penjuru pintu baik di batas paling barat hingga timur Indonesia. Semua celah-celah keberbauran hal asing baik dalam ragam sosial budaya maupun aktivitas pasar akan merebak menjadi sebuah gejala nasional yang memiliki dua kemungkinan anggapan : sebagai wabah atau sebagai peluang menguatkan competitive advantage dalam menghadapi pusaran ekonomi global.

Lalu, apa hubunganya artikel blog buku tentang review membaca tahunan ini dengan pernyataan pembuka diatas? Tidak ada.

Saya hanya termenung dengan akhir tahun masehi berbuntut 15 ini. Kalender tempel saya sudah babak belur dicoret-bulat-ceklisi dengan spidol whiteboard hitam. Rasanya waktu berlalu begitu cepat, siang dan malam berganti wajah hingga mencapai titik pamungkas dalam lingkar orbit tahunannya secara perhitungan astronomi. Matahari hari ini adalah cahaya tahun 2016. Tahun dimana saya harus dengan segera mengakhiri status mahasiswa saya. Ini saatnya saya membuat sebuah hansei atas aktivitas membaca saya, meski agak telat :mrgreen: *beribu maaf Baca lebih lanjut

Iklan