[review] Gengsi Pakai Bahasa Indonésia, apalagi Bahasa Daérah…

Badak Sunda dan Harimau Sunda

Penulis : Ajip Rosidi
Genre :Nonfiksi/ Sosial-Budaya
Penerbit : PT Dunia Pustaka Jaya
Cetakan : Pertama, 2011
Halaman : 213 hlm
ISBN :978-979-419-377-8

Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa memiliki sistem tingkat tertentu, disebut unggah-ungguhing boso (Jawa) dan undak-usuk basa (Sunda). Bahasa semacam ini lahir pada masa Sultan Agung menjadi Raja Mataram yang feodalistis, tidak cocok dengan paham demokrasi yang oleh para bapak bangsa kita telah tetapkan sebagai paham kenegaraan bangsa Indonesia. tidak mungkin bahasa dengan tingkat-tingkat berdasarkan kedudukan sosial para pemakainya itu digunakan dalam masyarakat demokratis, yang menganggap manusia itu sama kedudukannya. Bagi orang yang berpaham demokratis, maka kedua bahasa itu, kalau hendak dipertahakankan penggunaannya haruslah didemokratisasikan, artinya unggah-ungguhin boso atau uandak-usuk basa itu dihilangkan. Kata-kata jangan dibagi-bagi menjadi kromo, ngoko, lemes, kasar dan semacamnya, melainkan semunya harus dianggap sebagai sinomin belaka. Artinya, kata-kata boleh digunakan terhadap siapa saja tanpa peduli apa kedudukan sosialnya. Baca lebih lanjut

[review] Satin Merah : aku cuma ingin jadi signifikan

Review Satin Merah : aku cuma ingin jadi signifikan

Penulis     : Brahmanto Anindito dan Rie Yanti
Genre        : Fiksi -thriller
Penerbit   : Gagas Media
Cetakan    :  2010
Halaman  : 314 hlm
ISBN           : 978-979-780-443-5

Penutur Sunda ada sekitar 10% dari penduduk Indonesia. Jadi, gampang-gampangnya, buku Sunda yang beredar di pasar jumlahnya juga mestinya 10% atau minimal mendekati. Saya rasa kita perlu aware dulu. Akan ada kehilangan besar jika kita tidak aware.

Sebagai orang Sunda, saya senang bukan main nemu novel yang mengangkat tema Bahasa Sunda seperti dalam Satin Merah ini. Karena memang jarang banget fiksi-fiksi yang membicarakan tema ini apalagi beredar karya sastra berbahasa Sunda, sehingga pas surfing di alam maya raya mencari novel genre thriller untuk dibaca saya nemu si Satin Merah ini dan  jreng-jreng!! Si Pe-review berkata kalau tema dari novel ini adalah tentang sastra Sunda.“Haa? Basa Sunda? Oh My God! Gue harus beli!!” Untung saja teriakan saya gak membangunkan ibu kos dari alam mimpinya 😀 Baca lebih lanjut