Hansei Membaca 2015 dan Wrap Up

hansei

MEA di depan mata. Sebuah babak baru yang lebih ganas, agresif, dan kompetitif terbuka di segala penjuru pintu baik di batas paling barat hingga timur Indonesia. Semua celah-celah keberbauran hal asing baik dalam ragam sosial budaya maupun aktivitas pasar akan merebak menjadi sebuah gejala nasional yang memiliki dua kemungkinan anggapan : sebagai wabah atau sebagai peluang menguatkan competitive advantage dalam menghadapi pusaran ekonomi global.

Lalu, apa hubunganya artikel blog buku tentang review membaca tahunan ini dengan pernyataan pembuka diatas? Tidak ada.

Saya hanya termenung dengan akhir tahun masehi berbuntut 15 ini. Kalender tempel saya sudah babak belur dicoret-bulat-ceklisi dengan spidol whiteboard hitam. Rasanya waktu berlalu begitu cepat, siang dan malam berganti wajah hingga mencapai titik pamungkas dalam lingkar orbit tahunannya secara perhitungan astronomi. Matahari hari ini adalah cahaya tahun 2016. Tahun dimana saya harus dengan segera mengakhiri status mahasiswa saya. Ini saatnya saya membuat sebuah hansei atas aktivitas membaca saya, meski agak telat :mrgreen: *beribu maaf Baca lebih lanjut

[review] Membela Martabat Sastra

Darah Daging Sastra Indonesia

Penulis   : Damhuri Muhammad
Genre     : Nonfiksi/ Sosial-Budaya
Penerbit : Jalasutra
Cetakan  : I,  Maret 2010
Halaman : 168 hlm
ISBN       : 978-602-8252-34-8

Telah jamak diketahui bahwa sastra berjenis prosa, apalagi fiksi, telah mengundang banyak orang melakukan curah pendapat dan secara mental menamai diri sebagai kritikus sastra. Sebuah pekerjaan sarat komplektivitas dan sistem kode yang rumit, begitu ungkap A. Teeuw. Dipicu adanya  suatu aksi, yaitu keberadaaan teks sastra, telah membuka peluang hubungan timbal balik (yang diharapkan menguntungkan namun sportif) berupa proses kritik sebagai reaksinya. Tentu saja rumus reaksi dihitung dengan persamaan yang rumit. Kritik sastra pun diperoleh melalui proses yang rumit, kontemplatif dan penyelaman struktural yang dalam.

Namun, karena makin giat didekati, dijinakkan, ditelanjangi, dan dibedah, kritik sastra menjadi kegiatan yang tidak elite lagi. Telah banyak penikmat sastra yang ikut-ikutan menamai diri sebagai kritikus sastra.  Apalagi dilihat dari arti yang paling lugu bahwa sastra hanyalah untuk dinikmati. Artinya, sepanjang itu sudah tak nikmat lagi atau tak ada nikmatnya sama sekali sejak awal persentuhannya, ia mudah dicampakkan. Betapa menggiatkan diri di ladang sastra semacam peruntungan russian roulette di rumah kasino. Tak ada martabatnya sama sekali karena dipersamakan dengan candu.

Apakah martabat sastra sendiri sedang membutuhkan pembelaan?

Baca lebih lanjut

[review] Belajar Hadis, Belajar Kehidupan

Nasihat Langit untuk Maslahat Bumi

Penulis   : Syekh Abdul Hamid ibn Abdurrahman al Anqury, penerj. Usman Sya’roni
Genre     : Nonfiksi/ Islam-Hadis
Penerbit : Zaman
Cetakan  : I,  2015
Halaman : 272 hlm
ISBN       : 978-602-1687-61-1

Adalah yang paling menarik, sebuah syarah hadis. Kitab berisi kumpulan hadis yang disertai dengan penjelasan sanad dan matan serta penjelasan secara keseluruhan bahkan bagaimana konteksnya, dapat membantu pembacanya tidak hanya menemukan sumber rujukan atas suatu ‘amal, namun membantunya untuk mencerap maknanya untuk segera dipraktikan. Baca lebih lanjut

[review] Membuka Indeks Kehidupan

Biarkan Alqur’an Menjawab – Mengerti Tema-tema Penting Kehidupan dalam Kitab Suci

Penulis   : Ust. Amin Sumawijaya
Genre     : Nonfiksi/ Islam-Akhlak
Penerbit : Zaman
Cetakan  : I,  2013
Halaman : 383 hlm
ISBN       : 978-979-0243-46-0

“Apabila Anda membaca Alqur’an”, tutur Dr. Muhammad A. Darraz, “maknanya akan jelas di hadapan Anda. Apabila membacanya sekali lagi, Anda akan temukan makna-makna yang berbeda dengan yang sebelumnya. Demikian seterusnya, sampai-sampai Anda menemukan kata atau kalimat yang memiliki arti bermacam-macam. Semuanya benar atau mungkin benar. Ayat-ayat Alqur’an bagaikan intan. Setiap sudutnya memancarkan cahaya yang berbeda-beda. Tidaklah mustahil jika Anda mempersilakan orang lain memandangnya maka ia akan melihat lebih banyak daripada apa yang Anda lihat.” Baca lebih lanjut

[review] Persahabatan yang Adil dan Beradab

Belajar Bersahabat – Petunjuk Nabi Agar Menjadi Pribadi Menarik dan Menyenangkan

Penulis   : Ahmad Mahmud Faraj, terj.
Genre      : Islam/ Akhlak
Penerbit : Zaman
Cetakan  : I, 2013
Halaman : 208 hlm
ISBN        : 978-979-024-342-2

Mungkin banyak dari kita yang sudah membaca karya-karya perihal pengembangan dirinya Dale Carnegie. Siapa juga yang tak kenal dengan 7 Habits-nya Stephen R. Covey. Teori Jung dan eneagram hapal diluar kepala. Kita pun pandai mengklasifikasi karakter pribadi ke dalam dua kutub besar introvert dan ekstrovert. Adapun 4 model yang sudah sangat akrab yaitu melankolis, pragmatis, koleris, dan sanguinis tak ketinggalan memenuhi kotak pengetahuan di kepala kita. Baca lebih lanjut

[review] Sepenggal Babad Persaudaraan dan Martabat

The Rise of Majapahit

Penulis   : Setyo Wardoyo
Genre      : Fiksi/ Historical
Penerbit : Grasindo
Cetakan  : Pertama, 2014
Halaman : 399 hlm
ISBN  : 978-602-251-826-6

“Hancurkan Mongolia!!”

Teriakan lantang Raden Wijaya menjadi api semangat para prajurit untuk mempertahankan kerajaan. “Pilar utama” Majapahit itu tengah menyusun rencana kembali merebut kekuasaan Sri Jayakatwang sekaligus mempertahankan tanah Jawa dari invasi pasukan Mongolia. Peristiwa runtuhnya Singosari dan jatuhnya kekuasaan Tumapel oleh Gelang-Gelang, kerajaan bawahannya, begitu memilukan. Sebagai satu-satunya panglima perang yang tersisa, Raden Wijaya dan beberapa perwiranya meminta suaka politik dari seorang adipati Sumenep (Madura).

Atas sarannya, Raden Wijaya kembali ke Jawa dan berserah kepada Sri Jayakatwang yang telah mendirikan kerajaan di Kediri. Ia menyatakan tunduk dan meminta sebidang tanah di Hutan Tarik yang kelak digunakannya untuk membangun benteng. Suatu hari seorang pekerja dari Madura memakan buah pohon maja dan ternyata rasanya sangat pahit, dan sejak itu Desa Tarik dinamakan Desa Majaphit. Sebuah Desa yang membuat “debut kekuasaan” dengan sang inkubator Raden Wijaya sendiri. Baca lebih lanjut

[review] Menghindari Turunnya Azab Atas Umat

Rahasia Amar Ma’ruf Nahi Mungkar : Percikan Ihya ‘Ulum A-Din

Penulis   : Imam Al Ghazali, terj. : Muhammad Al Baqir
Genre      : Nonfiksi/ akhlak-tasawuf
Penerbit : Mizan
Cetakan  : I, Desember 2014
Halaman : 225 hlm
ISBN        : 978-602-306819

Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, yang melakukan amar ma’ruf nahi mungkar serta beriman kepada Allah…” (QS Ali ‘Imran : 110).

Allah berfirman, “Aku akan membinasakan 40 ribu diantaranya yang baik-baik, dan 60 ribu diantaranya yang melakukan kejahatan.” Yusya’ bertanya, “Ya Tuhanku, sudah sepatutnya Engkau membinasakan orang-orang yang jahat diantara mereka, tetapi bagaimana dengan yang baik-baik?” Allah menjawab, “Mereka tidak ikut marah bersama kemarahan-Ku, bahkan ikut makan-makan dan minum-minum bersama!” (Hadis Qudsi, diriwayatkan Ibn Abid-Dunya) Baca lebih lanjut