[review] Kisah ‘Maling Insyaf’ versi Novel Luar Negeri

The Thief of Baghdad

Penulis     : Alexander Romanoff, terj.: Bima Sudiarto, Peny. : Pray
Genre       : Fiksi/ Adventure
Penerbit   : Dastan Books
Cetakan    : 5, Desember 2008
Halaman   : 360 hlm
ISBN         : 979-3972-03-3

Kuambil apa yang kuinginkan! Pahalaku ada di sini, di muka bumi ini! Surga tak lebih dari sekedar mimpi orang bodoh, dan Allah hanyalah mitos!” (hlm.51—prinsip hidup pencuri :mrgreen: )

Ahmad al-Baghdadi merupakan pencuri ulung yang kisah petualangannya tersohor seantero Timur Tengah. Setiap orang mendapat gambaran yang jelas bahwa sosok Ahmad adalah sebagai seorang licik dan pandai bersilat lidah. Kendati pun ia mencuri dan tertangkap tangan sedang melakukannya, ada saja akal untuk mengelabui para penjaga kerajaan sehingga ia lolos dari hukuman. Adapun, karena ia tergabung dengan Serikat Agung Pencuri Kota Baghdad semenjak kecil, menjadikan Ahmad begitu lihai dan mendarah daging falsafah mencurinya. Ditemani oleh guru “mencurinya” Hassan al-Turk atau biasa dijuluki si Burung Jahat, Ahmad menjarah setiap harta yang berkelebat di depan matanya. Kabar puteri sang Khalifah, Shirzad Kemal ad Daulah, Zubaidah, yang cantik jelita melebihi permata apapun di dunia—penggambaran serba perfect untuk sosok puteri yang terserah pembaca mau dibawa kemana imajinasinya he he 😀 —hendak dinikahkan kepada siapa saja Raja atau Penguasa yang dapat memenuhi persyaratan sekaligus sebagai ahli waris ketika sang Khalifah meninggal dunia, membuat Ahmad bepikir untuk memasuki istana dan menjarah segala harta berharga yang belum pernah ia lihat. Berbekal tali ajaib yang berhasil ia curi dari penyihir India, ia pun memasuki istana dan “takdir”—ala Disney :mrgreen: —membawanya pada pertemuan drama dengan sang puteri, Zubaidah. Ternyata Ahmad memanjat dan memasuki kamar Zubaidah! Baca lebih lanjut

[review] Pangeran yang Berubah Menjadi Darwis

Sebuah Novel Sufistik : Ibrahim ibn Adham (Sang Pangeran Pengembara Tanpa Alas Kaki)

Penulis    : Ahmad Bahjat, terj. : Zainul Muttaqin Yusufi, peny. : Damhuri Muhammad
Genre       : Fiksi/ Islam
Penerbit   : Zaman
Cetakan    : Pertama, 2012
Halaman   : 164 hlm
ISBN         : 978-979-024-318-7

Kerajaan Tujuh Kota gempar. Sang Pangeran, Ibrahim ibn Adham, berlari meninggalkan istana tanpa alas kaki mengikuti seorang darwis (sufi pengelana) setelah perbincangannya yang mengusik hati di istana malam itu. Pangeran penasaran dengan apa yang dikatakan oleh sang darwis tentang rahasia-rahasia, yang tak disangka darwis itu mengetahui kegundahan hatinya.

Istana lebih semarak pada malam hari dan menguncup menjelang pagi. Pangeran banyak menghabiskan waktu untuk berpesta-pora sampai mabuk sedangkan ia baru akan tidur di pagi hari dan bangun saat matahari akan tenggelam. Namun, merasakan ada kekosongan di hatinya, Pangeran sesekali menampakkan wajah gelisah di tengah-tengah kegembiraan hingga membuat pelayannya ikut heran. Hingga di suatu malam, datanglah seorang darwis bersama anjingnya yang kemudian membuat Pangeran keluar bersamanya. Baca lebih lanjut