Cerita Tentang Pertukaran Jiwa

THE DEAD RETURNS

Penulis     : Akiyoshi Rikako, terj. Andry Setiawan
Genre        : Fiksi / Mystery, Horror
Penerbit   : Penerbit Haru
Cetakan    : Pertama, Agustus 2015
Halaman  : 252 hlm
ISBN           : 978-602-7742-57-4

Suatu malam,
aku didorong jatuh dari tebing.
Untungnya aku selamat.

Namun saat aku membuka mataku
dan menatap cermin
aku tidak lagi memandang diriku
yang biasa-biasa saja.

Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan
yang tadinya hendak menolongku
Dengan tubuh baruku,
Aku bertekad mencari pembunuhku.

Tersangkanya, teman sekelas.
Total, 35 orang.
Salah satunya adalah pembunuhku.

Seperti yang ada dalam blurb, wacana inti dalam novel ini adalah adanya transfer jiwa. Adanya perpindahan jiwa antara 2 tokoh utama tersebut lah yang menggerakkan cerita.

Novel tipis ini sangat menarik (perhatian) karena tema yang dieksplorasi penulis merupakan sesuatu yang “menembus batas” rasional. Dan tentu saja didukung oleh kover yang “ganteng” sekaligus eye catchy, membuat novel ini bak memenangkan pertarungan pertama dalam industri pasar fiksi :mrgreen:

Novel ini sangat ringan dan enak dibaca. Penuturannya mengalir sehingga mudah untuk dicerna. Gaya bahasa lugas dengan intonasi kemudaan yang asik. Karena memang ini novel school life, jadi tidak ditemui konsep-konsep yang rumit sebagaimana genre misteri biasanya. Disini, pembaca tak akan kesulitan melakukan “reasoning” karena misteri-misteri yang ditampilkan kemudian dikupas perlahan secara simpel.

The Dead Returns sendiri menceritakan tentang Koyama Nobuo dan Takahashi Shinji yang saling bertukar tubuh setelah terjatuh dari sebuah tebing. Takahashi Shinji yang diduga berada dalam tubuh Nobuo mati sedangkan Nobuo yang berada dalam tubuh Shinji hidup dan percaya bahwa kecelakaan yang menimpanya bukanlah kecelakaan biasa, melainkan percobaan pembunuhan. Dengan “hidup baru” nya, Nobuo berencana melacak sang pelaku yang diduga adalah teman sekelasnya sendiri. Dengan menjadi Shinji dan memanfaatkan wajahnya yang membuat ia mudah berinteraksi dengan orang, Nobuo pun melakukan penyelidikan atas kematiannya dengan menjadi murid baru di SMA Higashi, sekolah Nobuo bahkan sengaja memilih kelas II A, kelas Nobuo.

Satu per satu puzzle pun tersusun. Kecurigaan mulai terarah pada segelintir orang. Namun sebuah titik balik membuat rencana Shinji berantakan sementara kenyataan tak terduga yang harus ia terima makin masuk akal baginya. Kemudian dari sana lah kepingan puzzle  yang sempat tersendat kembali menemukan bentuknya. Cerita pun berjalan menjadi lebih dramatis.

My Review :

Ini novel udah  ngebet pengen saya beli dan mungkin saja karena sugesti bahwa saya mengira cerita di dalamnya akan menyenangkan, novel selembar 200-an halaman ini sukses saya bantai sekali duduk dan sambil menepis peluh kesumukan, saya menutup kover belakang buku dengan senyuman lebar *lebay

Baca novel ini, saya jadi ingat ceritanya Winna Effendi yang bernuansa Jepang dalam Tomodachi atau Ai. Kurang lebih saya nge-sense bahwa gaya penuturannya sama. Simpel dan lugas. Bahkan model endingnya pun sejenis, macam “back to the begining”. Tapi sayang, saya kurang suka dengan pemecahan masalahnya. Asa kurang mantep gimana gitu. Terlebih banyak istilah Jepang yang di-footnote. Ini cukup menganggu karena sedikit-sedikit harus melirik ke barisan paling bawah untuk melihat artinya meski memang saya sudah tahu. Tapi, bagi pembaca novel J-Lit pemula, ini sangat berguna.

A s a whole, novel ini bagus buat orang yang baru masuk dunia misteri atau orang lemot mencerna kasus macam saya.

gambar : goodreads.com

Iklan

2 thoughts on “Cerita Tentang Pertukaran Jiwa

Berkomentarlah !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s