[review] Seruak : A Psychothriller Novel + Praduga atas Secret Santa

SERUAK

Penulis   : Vinca Callista
Genre      : Fiksi/ Thriller
Penerbit  : Grasindo
Cetakan   :  2014
Halaman : 434 hlm
dari           : SS

Novel ini bercerita tentang banyak kerpibadian dan perkembangan tokoh-tokohnya yang cukup kompleks. Karena ternyata kepribadian mereka saling terhubung dengan masa lalu, akhirnya kisah di novel ini memiliki kelindan yang khas. Sebagaimana yang dicantumkan dalam judul novelnya, A Psychothriller, cerita dalam novel ini memang dibumbui oleh kenangan-kenangan kelam para tokohnya yang menggungah jiwa sehingga terjadi pengungkapan kepribadian besar-besaran di dalamnya.

Novel ini berkisah tentang sekelompok remaja yang menjalani KKN di Desa Angsawengi. Sebuah desa terpencil yang ada di dekat pantai, memiliki akses teknologi yang buruk dan warga yang masih tradisional. Kelompok itu terdiri dari berbagai macam karakter, mulai dari yang populer nan artis, yang menyenangkan dan ice breaker ulung, yang menyebalkan dan cerewet, yang cekatan dan berkharisma dan lain-lain. Mereka tinggal dalam satu atap dan mau tak mau harus berbagi ruangan serta saling menyamakan suara.

Masalah demi masalah datang berurutan. Mulai dari ketidakprofesionalan sang ketua kelompok yang cenderung bertindak otoriter dan semaunya. Disusul oleh benturan antar kepribadian sesama kelompok hingga pertengkaran mempertahankan pendapat selalu menghiasi hari-hari mereka. Kubu-kubu pun terbentuk secara alamiah namun masih dapat diredam karena pengertian akan situasi KKN mereka. Pertengkaran adalah hal sia-sia. Begitulah yang sama-sama mereka yakini.

Namun, masalah tak hanya bertatar pada benturan kepribadian. Ada masalah yang lebih besar, lebih misterius, lebih berbahaya, lebih terorganisir. Desa Angsawengi ternyata merencanakan sesuatu. Ada orang-orang yang sengaja menakuti mereka dengan anjing-anjing liar dan sosok-sosok mencurigakan sehingga kehidupan disana lama-lama makin mencekam.

Pembicaraan seputar kegiatan KKN berubah menjadi rencana menyelamatkan diri dari berbagai teror yang ada. Berbagai peristiwa mencekam terjadi saling bersusulan hingga mempertaruhkan nyawa. Masa lalu pun perlahan terungkap dan menjadi penghubung kisah selanjutnya. Kebenaran terlalu sulit untuk dicerna sehingga membuat banyak orang berjatuhan. Hanya yang kuat lah yang menang. Yang kuat lah yang berdiri di akhir.

Novel ini merupakan cetak ulang dari awal terbitnya sejak tahun 2007. Covernya lebih creepy dan kesan misterinya sangat kental. Sebagai novel psiko-thriller, Seruak sukses menggambarkan konflik psikis tokoh-tokohnya. Didukung oleh banyaknya tokoh yang terlibat dalam alur cerita, membuat nuansa psikologinya lebih berwarna. Digabung dengan pengungkapan masa lalu yang ternyata saling terhubung dengan beberapa tokoh membuat kisah selanjtnya menjadi lebih rumit dan kompleks. Namun, kecenya novel ini adalah penulis berhasil membuat deskripsi yang elegan atas kepribadian-kepribadian setiap tokoh yang ada dengan sudut pandang aku sehingga gagasannya terasa sangat dekat dengan pembaca.

Novel ini memiliki 11 tokoh yang semuanya dideskripsikan secara detil—dari segi kepribadian dan kecenderungan sosialnya. Meski bahasa yang digunakan cukup berat dan mengandung proposisi-proposisi yang kompleks, namun aliran dialog antar tokoh cukup membantu pembaca dalam mencerna situasi yang ada. Novel ini pun menyematkan sedikit tentang pengetahuan psikologi dan sudut pandang terhadap manusia. Hal ini sangat jelas dari penuturan tokoh Aku yang cenderung analitik dan filosofis.

Namun, ada yang disayangkan. Bagi saya, cukup sulit untuk mengidentifikasi siapa sang tokoh Aku yang bercerita itu. Hingga hampir akhir cerita saya masih belum dapat mengungkap siapakah yang berperan mendeskripsikan kisah. Penggunaan tokoh Aku memiliki kekuatan pengisahan karena ia sendiri terlibat dalam berbagai peristiwa yang terjadi dalam cerita. Namun, ketika itu saya tidak menemukan satu tokoh yang menonjol yang selalu ada dalam peristiwa yang terjadi dalam cerita. Awalnya saya mengira tokoh Aku adalah penulisnya sendiri. Ini cukup membingungkan bagi saya pembaca novel psiko-thriller amatir :mrgreen: But, as a whole, novel ini kece. Bahasa dan pendeskripsiannya cukup jelas. Rekomendasi yang bagus untuk para pembaca penggemar studi psikis manusia.

***

Praduga Atas Secret Santa

cover baru

Langsung saja, ada beberapa poin yang bisa saya jabarkan :

Pertama, Secret Santa—selanjutnya disingkat SS—adalah perempuan. Ini mengacu pada bentuk kertas kado, kertas riddle dan kartu ucapannya yang berbentuk bunga. Memang tidak pasti karena bisa saja SS laki-laki yang kebetulan  menyukai bunga atau kolektor bunga atau hanya mengecoh saja. Dugaan : Mbak Melisa Mariani, Mbak Jenny Thalia Faurine, dan Mbak Cut Lilizrusnata, karena banner-nya bunga dan background-nya floral-floral.

Kedua, riddle di yang diberikan merupakan salah satu ungkapan yang ada dalam sebuah novel karya Dee. SS pasti sudah membaca novel tersebut dan saya mencoba tracking siapa-siapa yang ada post review novel Supernova : Putri, Ksatria dan Bintang Jatuh. Hasilnya : Mbak Asy-syifaa Halimatu Sa’diah. Ini juga sesuatu yang belum pasti. Karena bisa jadi SS yang sudah membaca novel Dee tersebut tidak memosting review-nya.

Ketiga, kata “Aku suka Jogja” di kartu ucapannya mengindikasikan bahwa SS bukan orang Jogja. Akan aneh rasanya orang Jogja bilang menyukai Jogja. Tapi, ini bisa jadi tipuan yang tak ada hubungannya sama sekali dengan riddle.

Keempat, materi riddle : Semua perjalanan hidup adalah sinema. Bahkan mengerikan, Puteri. Darah adalah darah. Dan tangis adalah tangis. Tidak ada pemeran pengganti yang akan menanggung sakitmu.—Ferre

Penggalan diatas menunjukkan bahwa SS senang dengan genre bacaan fantasi atau romance. Mungkin juga SS adalah orang yang feminin dan blognya sangat menonjolkan sisi keperempuanan seperti pemilihan warna pink.

Sesungguhnya saya tak pandai dalam hal-hal tricky. Jika diharuskan untuk menyebutkan satu nama, maka saya pilih, Mbak Asy-syifaa Halimatu Sa’diah. Karena pertama : banner blognya ada kembang-kembangnya, kedua : punya review buku yang dijadikan materi riddle, ketiga : orang luar Jogja (Jawa Barat – berdasarkan profil Facebook0, dan keempat :  blognya sangat feminin. Yahh…ini saja yang dapat saya ungkapkan.

Wahai SS yang baik hati, terima kasih sudah memberi saya buku Seruak 😀 Siapapun dirimu, senang rasanya mengucapkan terima kasih secara langsung.

[gambar : goodreads.com dan dutailmu.co.id]

Iklan

7 thoughts on “[review] Seruak : A Psychothriller Novel + Praduga atas Secret Santa

  1. Eka Putri berkata:

    Halloo, aku santamu-eka fatimah ade putri. Kata putri aku garis bawahin soalnya itu unsur dr namaku. Perihal bunga, blogku pun bunga ((bunga sakura tepatnya)) dan lumayan feminin hehehe

    Maaf yaa aku ngasih kamu buku fiksi >< aku ke tobuk nyari yg nonfiksi tp kosong :' oh iya, salam kenalnyaaa 😀

    Suka

  2. Eka Putri berkata:

    Haloo, aku santamu-eka fatimah ade putri. Kata putri aku garis bawahin soalnya itu unsur dr namaku. Perihal bunga, blogku pun bunga ((bunga sakura tepatnya)) dan lumayan feminin hehehe

    Maaf yaa aku ngasih kamu buku fiksi >< aku ke tobuk nyari yg nonfiksi tp kosong :' oh iya, salam kenalnyaaa 😀

    Suka

Berkomentarlah !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s