[review] Agar Lebih Khusyuk dalam Shalat

Belajar Khusyuk : Mengerti Makna Tiap Gerakan dan Bacaan Shalat

Penulis  : ‘Izzuddin ibn Abdussalam dan Ibn Qayyim al Jauziyah, terj. : Achmad Laily dan Ghufran Hasan

Genre       :  Nonfiksi/ Islam-Fiqh
Penerbit  : Penerbit Zaman
Cetakan      : I, 2013
Halaman    : 203 hlm
ISBN           :  978-602-1687-00-0

وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِيْ فِي الصَّلاَةِ

Kesejukan hatiku dijadikan dalam ibadah shalat

Shalat merupakan ibadah yang paling utama, karenanya hanya dengan pelaksanaan shalat lah ketentraman hati yang sempurna akan tercapai. Dalam hadis Nabi saw. diatas mengatakan “fi al shalati” atau dalam shalat, bukan “bi al-shalati”, yang berarti melalui shalat. Ungkapan ini mengandung arti bahwa beliau tidak merasa bahagia kecuali bila masuk dalam shalatnya sebagaimana seorang pecinta yang hanya merasa bahagia jika berjumpa dan menyatu dengan kekasihnya. (hlm 188)

Maka dari itu, ibadah shalat bukanlah sekedar menggerakan badan dan mengucapkan bacaan sesuai dengan urutannya, melainkan juga diikuti oleh kehadiran hati (khusyuk) dan kesadaran sikap. Tujuan shalat tidak lain adalah sarana komunikasi hamba kepada Penciptanya, artinya dibutuhkan kesiapan (niat yang  tulus) dan kerendahan untuk meneriman segala kenikmatan shalat. Selain itu shalat merupakan sarana pembaruan kontrak manusia dengan Allah swt., karena segala aktivitas yang dilakukan manusia tak lepas dari unsur salah dan dosa—entah akibat ketidaksengajaan apalagi jika disengaja—sehingga itu dibutuhkan penyegaran iman kembali melalui shalat. Itulah sebabnya shalat ditetapkan dengan waktu yang berdekatan (5 waktu) karena agar seorang hamba dapat terus mengingat Allah swt dan dapat segera bertaubat dari kesalahan-kesalahan yang sudah ia lakukan pada hari itu.

Allah berfirman : Aku telah membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku; separuh untuk-Ku dan separuhnya lagi untuk hamba-Ku. Ia akan menerima apa saja yang ia minta. Hamba mengatakan, “Bismillahirrahmanirrahim”, Allah berfirman, “Hamba-Ku Menyanjung-Ku”. Hamba mengucapkan, “alhamdulillahhi rabbil alamin”, Allah berfirman, “Hamba-Ku memuji-Ku”. Hamba berucap, “al Rahman al Rahim”, Allah berfirman, “Hamba-Ku memuliakan-Ku”. Hamba berucap, “Maliki yawmiddin”, Allah berfirman, “Hamba-Ku menyerahkan dirinya kepada-Ku”. Hamba berucap, “ Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in”, Allah berfirman, “Ini antara Diri-Ku dan hamba-Ku”. Ketika hamba berucap, “Ihdina al shirath al mustaqim…”, Allah berfirman, “Ini untuk Hamba-Ku dan Hamba-Ku akan memperoleh yang dimintanya”. (Hadis Qudsi)  (hlm 193)

Belajar Khusyuk, buku yang tak seberapa tebal ini, diterjemahkan dari dua kitab karangan ulama sufi kondang, yaitu ‘Izzudin ibn Abdussalam dengan Maqashid al-Shalah-nya dan Ibn Qayyim al-Jauziyah dengan Asrar al-Shalat-nya.  Terdiri dari dua bagian, yaitu bagian pertama merupakan petuah dan penjelasan tentang tujuan dan makna shalat oleh Syekh ‘Izzudin dan bagian kedua oleh Syekh Ibn Qayyim tentang rahasia-rahasia shalat. Buku ini tidak mengulas secara detail mengenai hukum dan kaidah shalat karena telah banyak dibahas dalam buku-buku fiqh tersendiri.

Disarikan dari kitab shalat rujukan utama, membuat buku ini sangat penting untuk dipahami karena berkaitan dengan kesempurnaan ibadah (shalat) yang kita lakukan sehari-hari. Pembahasan mengenai makna dan hikmah berbagai gerakan dan bacaan shalat akan membuat pembaca memahami apa sesungguhnya arti di balik aktivitas (gerakan shalat) yang selama ini ia lakukan sehingga di kemudian setelah memahami berbagai makna dan hikmahnya dapatlah ia melaksanakan shalat dengan sempurna; niatnya, kehadiran hatinya, dan ketundukkannya.

Sesungguhnya seorang hamba yang shalat tidak dituliskan untuknya seperenam atau sepersepuluhnya; yang dituliskan untuknya sesuai dengan yang dipahaminya dari ibadah itu” (HR Abu Dawud, al Nasa’i, dan Ibn Hibban).

Maka dari itu, buku ini sangat direkomendasikan bagi siapapun yang ingin mencapai kemuliaan dan kenikmatan shalat, yaitu dimulai dari belajar khusyuk he he ❤ [gambar : dakwatuna.com]

Iklan

One thought on “[review] Agar Lebih Khusyuk dalam Shalat

Berkomentarlah !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s