[review] Buku Tentang Kebaikan

Buku Tentang Kebaikan

Penulis          : Jonih Rahmat
Genre             : Populer-Motivasi
Penerbit        : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan         : 2012
Halaman       : 247 hlm
ISBN               : 978-979-22-9814-7

Sebagaimana judulnya, buku ini berisi berbagai kisah penuh hikmah dan sangat menginspirasi. Tidak berlebihan, karena gaya penuturannya yang terkesan “lugu” sehingga pembaca—saya salah satunya—terhanyut dalam tiap paragraf yang diceritakannya secara singkat namun berisi. Buku Tentang Kebikan ini merupakan catatan pengalaman keseharian dalam kehidupan penulis, yang terkadang menyinggung sisi kemanusiaan, spiritual maupun moral. Semuanya dikemas melalui cerita yang menarik. Pak penulisnya juga orang Sunda lho :mrgreen: Jadi di beberapa bagian cerita akan ditemukan ungkapan-ungkapan berbahasa Sunda.

Secara garis besar buku ini menceritakan kisah-kisah yang berkaitan dengan sisi kemanusiaan dan akhlak terpuji. Disana banyak ditulis kisah-kisah pribadi penulis yang mengajari kita tentang indahnya membahagiakan orang lain, nikmatnya berbagi bersama orang lain, pentingnya sikap zuhud/rendah hati juga perilaku sabar dalam menghadapi berbagai perbedaan. Berikut sepenggal kisah kutipan yang cukup membuat saya berpikir mendalam tentang kejadian beberapa minggu terakhir ini (biasa, bertengkar dengan teman seperjuangan 😛 ). Begini kisahnya :

Dua orang sahabat berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan mereka bertengkar. Salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar kesakitan. Ia lalu menulis diatas pasir : “Hari ini sahabatku menampar pipiku!” Mereka terus berjalan hingga sampai di sebuah oasis. Keduanya mandi. Orang yang pipinya kena tampar tadi mencoba bernang. Ia terpeleset dan nyaris tenggelam. Untunglah temannya berhasil menyelamatkannya. Ia kemudian menulis di sebuah batu : “Hari ini sahabatku menyelamatkan nyawaku!” Kemudian sang sahabat bertanya, “Mengapa saat aku menamparmu, kau menuliskannya diatas pasir; dan sekarang, ketika aku menolongmu, kamu menuliskan itu dibatu?” Sambil tersenyum ia menjawab, “Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang datang membuat kita bahagia, menyelamatkan kita; kita harus memahatnya diatas batu agar tetap abadi di dalam hati”.

Selain itu juga terdapat kisah-kisah mengenai pentingnya ilmu. Tanpa ilmu, manusia tak dapat bertindak benar, tanpa ilmu pula manusia tak dapat beribadah, apalagi sadar untuk senantiasa menangkap makna atas berbagai kejadian. Namun betapapun tinggi ilmu yang dimiliki, tak boleh sedikitpun kita melupakan rasa syukur dan selau bertawakal agar Sang Pencipta ridha terhadap segala tindakan kita. ❤

Diluar kisah-kisah ringan nan menyentuh, buku ini pun memiliki daya tarik tersendiri. Yep, bagi pecinta buku yang selalu menimbang buku ini layak dibaca (oleh kita sendiri) atau tidak berdasarkan catatan khusus atau testimoninya—saya termasuk—jangan khawatir. Di cover depan, penulis novel top yang banyak menginspirasi memberikan komentarnya, salah duanya Habiburrahman El Shirazy dan A. Fuadi. Penulis sekaliber mereka memberikan sepatah-dua patah kata dalam sebuah buku akan menarik perhatian kita bukan? He he 😛

Buku yang bercover biru dan toska ini mengajak kita bertafakur. Melalui penggalan-penggalan kisah sederhana sang penulis, kita seakan belajar bagaimana senantiasa menjadi manusia yang mengambil hikmah atas berbagai fenomena. Entah itu pengalaman pribadi maupun kejadian yang terjadi di sekitar kita. Selalu ada kebaikan di balik semua kisah. Itulah yang memang ingin disampaikan oleh Jonih Rahmat.

Iklan

One thought on “[review] Buku Tentang Kebaikan

Berkomentarlah !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s