[review] Mengapa Banyak Larangan : Hikmah dan Efek Pengharaman Dalam Akidah, Ibadah, Akhlak, serta Makan-Minum

Mengapa Banyak Larangan

Penulis : Tauhid Nur Azhar, co writer Emsoe Abdurrahman
Genre        : Populer-Panduan/Fiqh Kontemporer
Penerbit    : Tinta Medina
Cetakan     : I, 2011
Halaman    : 326 hlm
ISBN          : 978-602-9211-13-9

Buku ini secara menyenangkan menjelaskan secara efektif alasan dan efek-efek dari sebuah pengharaman. Penulisnya sendiri lulusan Kedokteran sehingga penjelasan di setiap topik yang dibahas selalu disertai dengan alasan ilmiah. Menarik. Bahasanya ringan dan asyik untuk disimak. Terutama memang bagi yang senantiasa penasaran ada apa sih dibalik haramnya sesuatu atau kenapa hal ini-itu dilarang? Sebaiknya, baca buku ini. Tapi karena sifatnya hanya sebagai panduan, penjelasan asal muasal dan sabab musabab secara detail tidak dapat ditemukan di buku ini. Dan tentu saja, jika kita ingin mengkaji lebih lanjut megenai hukum-hukum topik yang dibahas di buku ini, Alqur’an dan kitab Fiqih lah rujukan yang tepat. Jangan lupa baca yang terjemahan ya biar matanya gak keriting, he he 🙂 Atau seriuslah menghadiri kajian tafsir Alqur’an atau bersungguh-sungguhlah ketika dosen mata kuliah Fiqh Ibadah ceramah di kelas :mrgreen:

Buku bercover merah ini memiliki 2 bagian. Yang pertama menjelaskan tentang masalah akidah, ibadah dan akhlak. Beberapa diantaranya menyinggung tentang mengapa shalat harus khusyuk, mengapa jangan tidur sembarangan, mengapa jangan terburu-buru bangkit dari rukuk dan sujud, dan masih banyak mengapa jangan-mengapa jangan yang lain. Semuanya dikupas secara apik dan menyenangkan. Kemudian bagian kedua menjelaskan tentang masalah makan dan minuman. Mengapa jangan makan dan minum sambil berdiri, mengapa jangan meniup makanan, dan lain-lain. Semuanya dikemas secara singkat, padat dan jelas. Dilengkapi juga dalil-dalil pendukung sehingga jelas bentuk larangan atau keharamannya.

Mengenai cover, warna merah tua cukup cocok untuk mewakili makna “larangan” sehingga selain terlihat mencolok juga eye-chatcy bagi saya. Namun ada satu masalah di cover depannya. Tulisan judul dibuat miring sehingga saya pun turut memiringkan kepala ketika membacanya. Apalagi sub judulnya yang cukup panjang sehingga penulisannya hampir memenuhi halaman. Pertama lihat, saya kira buku ini berisi tentang ajaran tauhid karena terdapat icon kubah masjid dan menara di pinggir tulisan judul dan memang kata pertama yang saya lihat adalah “Tauhid”, nama sang penulis, sehingga saya salah sangka dengan konten buku ini. Ha ha 😛

Ada topik yang paling saya suka dari buku ini, bahkan pertama membacanya saya langsung menuju halaman 40 terkait topik yang saya maksud tadi, yaitu tentang bahaya sifat muanfik. Jreng jreng! Katanya sifat dan orang-orang munafik itu disinggung lebih sering dalam Alqur’an lho ketimbang pembahasan tentang orang-orang mukmin dan kafir. Kenapa? Karena menurut ulama Alqur’an hal ini berkaitan dengan besarnya kesulitan dalam mengidentifikasi karakter mereka sehingga Alqur’an perlu untuk merinci sifat dan kecenderungan mereka. Karena memang body outside orang munafik sekilas sama dan tampak bersahabat sebagaimana orang pada umunya. Namun sesungguhnya kedengkian dan permusuhan lah yang memenuhi hati mereka. Hipokrit namanya. Bermuka dua, kalau gaya bahasa bilang. Srigala berbulu domba, lagunya. Berbeda dengan orang kafir yang memang denga jelas terlihat bahwa mereka menentang kebenaran sehingga lebih mudah untuk diidentifikasi dan dibasmi ketimbang sifat atau orang munafik. Di buku ini juga dijelaskan mengenai serangkaian sifat munafik yang berdasarkan Alqur’an dengan 6 kategori. Penasaran? Baca bukunya ya?!

Kasih hati dari pacco! [gambar : goodreads.com]

Iklan

One thought on “[review] Mengapa Banyak Larangan : Hikmah dan Efek Pengharaman Dalam Akidah, Ibadah, Akhlak, serta Makan-Minum

Berkomentarlah !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s