[review] FINCHICKUP

Review buku FINCHICKUP : Financial Check-up For Ladies – Invest But Still Shopping and Spa? No Worries, Ladies!

Penulis     : Farah Dini Novita
Genre        : Populer/How to –Keuangan Pribadi
Penerbit   : B First
Cetakan    : I Mei 2014
Halaman  : 234 hlm
ISBN          : 978-602-1246-03-0

 

“Perencanaan keuangan sangat berhubungan erat dengan cara hidup seseorang. Cara orang itu mengelola uangnya bisa menunjukkan kehidupan seperti apa yang dimilkinya”

Yaaa….ini dia buku yang cocok untuk para calon emak-emak :mrgreen: !! Bukan hanya membedah seluk beluk perencanaan keuangan, namun juga berisi berbagai tips dan ilustrasi dalam memilih produk investasi.

Apa itu perencanaan keuangan? Dan apa pula investasi? Menurut Financial Planning Standard Board, perencanaan keuangan adalah proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui menajemen keuangan secara menyeluruh. Dalam arti lain, berapapun penghasilan yang dimiliki namun tetap dapat menikmati pengeluaran secara umum dan menyisihkan sebagian harta untuk dikembangkan. Bukan hanya aliran kas yang diatur dalam merencanakan keuangan, tapi juga asset yang sudah ada termasuk strategi investasi apa yang akan diambil nanti guna menghasilkan keuntungan lebih banyak lagi. Sedangkan investasi adalah cara untuk menempatkan dana yang kita punya untuk dikelola dengan harapan menghasilkan lebih banyak dari modal yang telah disetorkan. Sebenarnya investasi ada dua macam, namun yang banyak dibahas dalam buku ini, investasi tidak langsung, yaitu investasi berupa pemilikan surat berharga.

Physicaly, buku ini ladies banget dan pertama beli saya juga agak-gemana-getoh dengan covernya. Apalagi judulnya yang lumayan panjang. Mana pakai bahasa Inggris lagi yang sukses membuat mata saya berkunang-kunang pas pertama kali buka-buka di toko buku. Tapi karena sudah jatuh cinta dengan isinya (beruntung waktu itu sudah ada buku yang dibuka dan ternyata topiknya ‘gue banget’ karena kebetulan lagi pengin belajar tentang personal finance), saya pun membawa buku itu ke meja kasir dan baru saya baca baik-baik judulnya setelah saya habisi buku itu 2 hari kemudian. Selain itu karena melirik penerbitnya B First dan sebelumnya saya baca buku bagus yang juga terbitan B First (Change-nya Rhenald Kasali dan Everybody can Lead-nya Hasnul Suhaimi), ah! Buku ini juga pasti bagus. Dan setelah menimbang-nimbang akhirnya buku ini mengisi rak buku saya ha ha 😀 😀

Menurut saya, buku ini recommended banget deh untuk para ladies, bukan hanya yang masih singlet single, namun terlebih untuk yang dalam waktu dekat akan berumah tangga. Kenapa? Karena pembahasan tentang perencanaan keuangan merupakan hal yang paling urgen sebagai awal membina rumah tangga. Bayangkan, jika istri-istri yang dikasih duit oleh suaminya tidak pintar dalam mengelolanya untuk berbagai keperluan rumah tangga, anak dan kebutuhan masa depan, bagaimana nasib keluarga itu nantinya?

Well saya suka dengan pembahasan buku ini yang gak ribet dan begitu mengalir. Dengan bahasa sehari-hari, menjadikan setiap topik yang dbahas serasa mudah dipahami. Selain itu dilengkapi juga dengan ilustrasi-ilustrasi soal sehingga kita makin mantap dengan poin yang dibahas. Ada juga beberapa quote-quote yang motivatif. Cocok deh untuk menambah semangat untuk merencanakan keuangan. Tapi namanya juga buku how to, yaahh…bagi saya buku ini hanya sekedar mengompori saja, dan untuk memahami lebih detail tentang beberapa topik, tetap membutuhkan referensi lain. Buktinya saya langsung menyambar buku Panduan Reksadana teman kos sebelah dan mengobrak-abrik kembali handout dari seminar Investasi dan SPMS 😀

Gak berlebihan, buku ini keren. Farah Dini memang bisa saja membuat jiwa emak-emak saya naik ke permukaan. Yang paling saya suka di buku ini adalah pernyataan berikut :

Jennifer Lerner dari Harvard & University yang meneliti tentang efek dari emosi terhadap pengambilan keputusan, bilang bahwa perempuan & laki-laki memiliki reaksi emosi yang berbeda jika dihadapkan di suatu kondisi yg kritis. Laki-laki biasanya menanggapi dengan kemarahan, sedangkan perempuan menanggapi dengan ketakutan. Kalau sedang dilihat dengan lensa orang marah, dunia itu seakan-akan sudah penuh kepastian, bisa dikendalikan dan kurang beresiko. Sementara itu, kalau dilihat dr lensa orang yang takut, dunia itu adl tempat yang penuh dengan ketidakpastian, diluar kendali dan terlalu beresiko.
Ini bisa menjadi poin plus buat perempuan karena pada saat berinvestasi, kita menjadi gak over pede dalam mengambil keputusan & sangat memperhatikan resiko yang akan muncul, tidak hanya melihat imbal hasil yang tinggi.

Mantap kan?! Let’s be financial minister in our family, miss future! [gambar : goodreads.com]

Iklan

One thought on “[review] FINCHICKUP

Berkomentarlah !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s